Desain Rumah Scandinavian yang Berkarakter dengan Langkah Tepat!

Saat ini desain rumah Scandinavian memang sedang trend tidak hanya karena estetiknya yang terlihat cantik namun juga gayanya yang bisa diaplikasikan pada semua luasan rumah tanpa khawatir. Namun untuk membuat designnya sendiri tidak bisa sembarangan karena ada beberapa elemen yang harus diperhatikan sehingga bisa mendapatkan karakteristik yang diinginkan.

Daftar Isi

Elemen Desain Rumah Scandinavian agar Hunian Lebih Berkarakter

1. Pemilihan warna

Anda harus merencanakan pemilihan warna yang benar agar paletnya sesuai yang biasanya didominasi warna-warna netral. Untuk finishingnya Anda bisa menggunakan yang muted tones sehingga terasa lebih hangat.

Namun bukan berarti Anda harus menggunakan hanya warna terang saja karena sebenarnya bisa juga menggunakan warna gelap. Kuncinya adalah menggunakan kontras sebagai aksen agar dinding jadi lebih berdimensi dan terkesan lebih modern.

Sebagai contoh jika Anda memilih warna off-white sebagai dasarnya maka untuk kontras warnanya bisa memilih hijau sage, warna natural kayu, dsb. Namun jika mau terlihat lebih elegan maka warna dasarnya bisa abu atau hitam dengan kontras berwarna putih untuk menyeimbangkan.

2. Tambahkan lapisan kayu pada fasad

Untuk menambahkan karakter pada fasad maka Anda bisa menambahkan lapisan kayu yang juga bisa menghadirkan kehangatan pada dingin. Gunakan pola garis pada area tertentu sebagai focal pointnya misalnya di area balkon agar terlihat lebih mencolok.

Jika Anda mau menggunakan kayu asli maka wajib diberi lapisan agar bisa lebih tahan terhadap iklim yang ada. Alternatif lainnya adalah menggunakan WPC yang memang sudah didesain khusus sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir soal perawatannya.

3. Gunakan atap pelana

Agar desain rumah Scandinavian tampak lebih modern Anda bisa menggunakan atap pelana yang polos jadi tidak perlu diberi ornamen apa pun. Tidak perlu menggunakan lisplang yang berukir dan lebarnya bisa standar saja sudah cukup supaya terlihat minimalis.

Untuk gentengnya sendiri bisa dipilih yang model flat sehingga genteng bergelombang harus dihindari. Warnanya sendiri bisa disesuaikan dengan exterior rumah tetapi kebanyakan menggunakan abu gelap atau langsung saja warna hitam agar mendapatkan kesan Industrialnya.

4. Desain langit-langit yang tinggi

Untuk interior sangat penting bahwa ruangan terasa lebih lega dan salah satu cara untuk bisa mendapatkan hal itu adalah dengan meninggikan langit-langitnya. Apalagi jika Anda menggunakan atap pelana maka cobalah membuat exposed ceiling sehingga ketinggian langit-langit bisa mengikuti kemiringan dari atapnya.

Untuk warnanya bisa memilih yang netral saja gar cahaya bisa memantul semurna sehingga ruangan terasa lebih luas. Agar terasa lebih berkarakter Anda bisa menambahkan balok kayu palsu sebagai aksen yang dibuat melintang sehingga terlihat modern tetapi tetap terasa kehangatannya.

5. Buat jendela yang berukuran extra

Salah satu kunci utama gaya Scandinavian adalah pencahayaan alami yang banyak sehingga Anda harus membuat jendela yang berukuran extra besar. Tetapi jangan sembarangan karena estetikanya juga harus tercapai agar karakter rumah lebih kental lagi.

Caranya adalah menggunakan bingkai dengan garis yang tegas namun tetap harus kelihatan minimalis sehingga pilihlah yang framenya berjenis slim. Untuk bahannya bisa menggunakan aluminium agar tahan cuaca dan warnanya bisa dibuat kontras dari dinding agar mencolok.

6. Perhatikan desain taman

Sebagai pelengkap lanskap taman juga harus diperhatikan namun cobalah membuatnya sesimple mungkin untuk meminimalisir biaya perawatannya. Pilihlah tanaman yang bentuknya terstruktur seperti cemara, kaktus maupun pinus dan hindari tumbuhan yang berbunga warna-warni supaya tidak terlihat ramai.

Untuk memudahkan akses buatlah jalan setapak yang diberi kerikil atau batuan sebagai penanda. Pilih yang berwarna kontras misalnya batuan berwarna gelap dengan kerikil putih dan gunakan batuan alam agar kesan alaminya bisa didapatkan.

Tips Mendesain Interior Rumah Scandinavian

1. Ciptakan open Space

Karakter utama dalam interior desain rumah Scandinavian adalah tanpa batas sehingga Anda harus bisa menciptakan layout yang terbuka. Jangan gunakan tembok sebagai sekat permanen tetapi lebih baik gunakan saja rak buku atau item penyekat yang bisa dipindahkan kapan saja.

Agar ada kejelasan penggunaan setiap ruangan Anda bisa membaginya menjadi beberapa zona dengan menggunakan karpet sebagai penandanya. Jadi furnitur bisa diletakkan sesuai zonanya sehingga ada jalan yang cukup antar zona agar pergerakkan dapat terjaga.

2. Gunakan furnitur multifungsi

Meskipun ruangan cukup luas bukan berarti Anda bisa mengisinya dengan furnitur banyak yang justru akan membuatnya terlihat sesak. Untuk menjaga kelegaan ruangan lebih baik menggunakan furnitur multifungsi sehingga tidak memakan terlalu banyak space.

Gunakan furnitur seperlunya saja dan pilihlah yang memiliki gaya sesuai seperti kaki jengki dan almari yang tidak menempel langsung ke lantai. Untuk materialnya lebih baik gunakan yang berbahan alami seperti kayu, linen, dsb dengan finishing muted agar tidak mengkilap.

3. Tambahkan dekorasi

Untuk menjaga agar ruangan tidak terlihat membosankan karena terlalu banyak warna yang netral maka Anda bisa menambahkan tekstur melalui dekorasi yang digunakan. Tekstur berbeda bisa didapatkan dari penggunaan fabric dalam ruangan dalam bentuk karpet, bantal atau selimut. 

Sebagai penyeimbang Anda juga bisa menggunakan tutup lampu yang terbuat dari bahan alami seperti rotan yang memiliki tekstur berbeda dari kayu yang mulus. Beberapa keranjang anyaman juga bisa ditambahkan sebagai tempat penyimpanan yang membantu mengorganisir item agar ruangan terlihat lebih rapi.

4. Dekorasi dinding seperlunya

Jangan lupakan space vertical pun tetap harus didekorasi meskipun pelaksanaannya tidak boleh berlebihan agar tidak terlalu ramai. Anda masih boleh membuat gallery wall tetapi usahakan bingkai fotonya yang berukuran tipis saja agar dapat ngeblend dengan baik ke dinding.

Tambahkan item lain seperti cermin berukuran besar yang sekaligus bisa memantulkan cahaya serta memberikan kesan ruangan yang luas. Pasang beberapa floating shelf di tempat strategis untuk menaruh beberapa dekorasi kecil sebagai aksen.

5. Atur pencahayaan dengan baik

Dengan mengatur pencahayaan maka Anda bisa menciptakan kesan rumah Scandinavian yang paling diinginkan banyak orang yaitu luas dan hangat. Tetapi jangan hanya menggunakan satu lampu saja di tengah plafon tetapi kombinasikan beberapa lambu sekaligus.

Di plafon Anda bisa memasang pendant light dengan desain minimalis untuk menerangi area tertentu seperti meja makan yang memang memerlukan pencahayaan langsung. Kemudian di ruangan keluarga bisa ditambahkan floor light yang cukup untuk membaca namun tetap menjaga kesan hangat dalam ruangan.

Dengan memperhatikan semua elemen yang ada baik exterior maupun interiornya Anda bisa menciptakan desain rumah Scandinavian yang lebih berkarakter. Tentu saja pembangunannya juga akan menentukan kualitas yang Anda dapatkan jadi pastikan untuk menggunakan kontraktor yang tepat. 

Scandilux adalah spesialis Jasa Desain Rumah dan konstruksi yang berpengalaman dalam mewujudkan hunian bergaya Scandinavian maupun Japandi. Setiap desain dirancang secara personal agar karakter rumah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup pemiliknya. Untuk berkonsultasi, Anda dapat menghubungi 0812-5555-7227 atau email sales@scandilux.co.id dan sampaikan konsep rumah impian yang Anda inginkan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>