japandi

Desain Interior Rumah Perpaduan Gaya Jepang dan Skandinavia

Ingin desain interior rumah yang memadukan keunikan dekorasi antara gaya Jepang dan Skandinavia? Maka Anda bisa mencoba gaya interior yang disebut Japandi dimana menekankan kesederhanaan namun tetap terlihat menawan.

Gaya Japandi sendiri sudah ada sejak tahun 2010 dan telah menjadi salah satu alternatif untuk membuat ruangan kelihatan lebih modern, elegan dan simpel.

Daftar Isi

Ciri Desain Interior Rumah dengan Model Japandi

Desain Interior Rumah

1. Tidak berfokus dengan dekorasi 

Untuk membuat ruangan lebih hidup, banyak orang menambahkan dekorasi tetapi hal tersebut tidak diperlukan pada gaya ini. Apalagi prinsip gaya ini adalah wabi sabi yang berarti keindahan pada ketidaksempurnaan sehingga dalam kesederhanaan bisa memberikan kesan indah. 

Walaupun menggunakan ornamen dekorasi tetapi tidak terlalu berlebihan sehingga tetap terlihat simpel. Konsep  tidak berlebihan ini justru membuat rumah lebih homey sehingga memberikan kenyamanan maksimal. Karena hal inilah membuat gaya Japandi banyak diadopsi oleh rumah urban karena cocok dengan gaya hidup. 

2. Dominan menggunakan warna putih 

Desain interior rumah mewah yang menggunakan model ini pasti menjadikan warna putih sebagai warna dominan karena membuat ruangan terlihat bersih dan cerah. Hal tersebut merupakan salah satu tujuan utama dari gaya desain ini sehingga lebih sering menggunakan warna netral terutama pada bagian dinding dan langit-langit. 

Dengan langkah tersebut maka membuat cahaya alami memantul ke dalam ruangan secara merata sehingga menampilkan kesan bersih. Bahkan warna tersebut bisa membuat ruangan terbebas dari kekacauan desain sehingga terlihat rapi. Penghuni rumah bisa melakukan permainan warna asal tidak terlalu mencolok. 

3. Menggunakan perabotan yang sederhana 

Perabotan merupakan salah satu elemen penting pada gaya ini sehingga harus dipertimbangkan fungsinya. Perabotan dengan desain simpel memiliki bentuk ringkas yang sederhana tetapi tetap multifungsi sehingga dengan satu jenis perabot bisa mendapatkan banyak manfaat. 

Hal ini membuat suasana rumah menjadi lebih lapang dan bisa tampil cantik tanpa perlu kelihatan wah secara berlebihan. Gaya Japandi berfokus pada fungsionalitas sehingga setiap furniture memang memiliki manfaat bukan hanya sekedar sebagai hiasan saja sehingga setiap elemen dalam ruangan memiliki tujuan jelas. 

4. Penggunaan warna netral 

Selain menggunakan warna putih maka desain interior, rumah khas Japandi juga menggunakan warna netral seperti coklat atau abu-abu yang memperkuat kesan damai dan tenang. Warna netral tidak terlalu merangsang mata sehingga suasana menjadi lebih rileks yang membuat rumah menjadi tempat istirahat ternyaman.  

Warna netral ini biasanya pada dinding atau furniture sehingga membuat ruangan enak dipandang sekaligus menciptakan suasana tenang dan terorganisir. Apalagi dalam gaya ini menggabungkan elemen budaya Jepang dan Skandinavia sehingga menekankan keseimbangan antara modernitas dengan tradisi.

Rekomendasi Interior Rumah dengan Furniture Bergaya Japandi

Desain Interior Rumah

1. Menggunakan sofa warna cream dengan meja kayu

Karena dalam model Japandi menekankan penggunaan warna netral maka bisa memakai sofa berwarna krem yang merupakan salah satu warna khas. Pilihlah sofa yang menggunakan kain sehingga menampilkan kesan hangat tetapi terlihat sederhana sekaligus elegan. 

Tampilan desain interior ruang tamu semakin sempurna jika menggunakan meja dengan material kayu yang memberikan kesan alami sehingga ruangan  memiliki suasana yang damai dan segar. Penghuni rumah bisa memilih meja dari kayu ek, walnut atau ash yang memiliki warna bagus dengan desain yang sederhana. 

2. Kursi berwarna putih 

Pada desain interior rumah khas Japandi maka bisa menggunakan kursi yang berwarna putih sehingga ruangan terlihat bersih dan tertata. Warna putih bisa terlihat kontras ketika bersanding dengan furniture lain yang terbuat dari kayu alami. Agar ruangan terlihat lebih luas maka bisa letakkan kursi ini pada bagian yang kosong. 

3. Rak atau pajangan dari kayu 

Jika memerlukan rak disarankan terbuat dari bahan kayu yang modelnya terbuka sehingga memberikan kesan lapang pada ruangan serta terlihat estetik. Pada rak terbuka ini bisa diletakkan berbagai barang termasuk hiasan sehingga tetap terlihat rapi walaupun jumlahnya banyak sehingga ruangan tidak sesak. 

Jika ingin memasang pajangan maka harus menggunakan material kayu agar sesuai dengan gaya Japandi yang  menonjolkan penggunaan material alami. Anda bisa menggunakan vas dari kayu atau memasang cermin bulat dengan bingkai kayu yang bisa membuat ruangan terlihat estetik dan alami. 

4. Lampu estetik 

Walaupun gaya Japandi senang memanfaatkan pencahayaan alami tetapi di malam hari harus menggunakan lampu yang menghasilkan cahaya hangat. Agar sistem pencahayaan menjadi lebih maksimal maka bisa memasang beberapa lampu gantung dan lampu lantai sesuai kebutuhan yang desainnya unik tetapi indah.

Inspirasi Desain Ruangan di Rumah Ala Japandi

japandi

1. Fokus pada material alami 

Karena gaya Japandi selalu berkaitan erat dengan material alami maka dalam pemilihan furniture dan dekorasi harus berfokus dengan bahan natural seperti kayu atau batu. Material alami bisa menciptakan suasana khas alam serta mengharmoniskan elemen khas Jepang dan Skandinavia pada gaya ini.

Apabila ingin menggunakan sentuhan tekstil maka pilihlah tekstil alami seperti katun dan wol sehingga suasana ruangan tetap terjaga kealamiannya dan terlihat nyaman. Sangat disarankan juga untuk menambahkan tumbuhan sebagai dekorasi sehingga memperkaya estetika ruangan sekaligus membuat suasana menjadi hidup. 

2. Fokus dengan kesederhanaan 

Salah satu tips desain interior rumah dengan model ini yaitu berfokus dengan minimalisme yang sangat ditekankan pada gaya ini. Jadi pastikan seluruh elemen pada desain interior harus terjaga kesederhanaannya dan tidak boleh berlebihan.

Karena banyak penghuni yang menempatkan dekorasi terlalu berlebihan dengan tujuan menciptakan suasana lebih hidup padahal membuat ruangan terlihat sesak.

Konsep kesederhanaan yang digunakan dalam gaya ini menjadi salah satu ciri khas yang menambah daya tariknya serta cocok dengan gaya hidup masa kini. 

3. Menggunakan pembatas ruangan 

Agar menciptakan ruangan yang terjaga privasinya tetapi tidak tertutup maka disarankan menggunakan pembatas ruangan seperti shoji. Apalagi pembatas ruangan shoji membuat gaya Jepang semakin terlihat sekaligus membagi ruangan tanpa mencegah cahaya alami masuk.

Pastikan juga shoji menggunakan warna netral seperti putih atau coklat sehingga tetap  khas Japandi. Apalagi warna netral akan cocok dikombinasikan dengan dinding dan furniture yang warnanya kalem. 

4. Penggunaan jendela besar 

Ciri khas dari desain interior rumah mewah model Japandi yaitu penggunaan konsep terbuka sehingga biasanya memakai jendela berukuran besar. Sehingga nanti cahaya alami mudah masuk untuk memberikan pencahayaan dengan konsep ruang terbuka sehingga pemasangan gorden tidak diperlukan.

Namun agar privasi tetap terjaga maka bisa memanfaatkan roller blind yang warnanya netral sehingga ruangan terlihat rapi dan bersih. Dengan memanfaatkan cahaya alami ini bisa mengurangi penggunaan lampu sehingga menjadikan gaya Japandi lebih ramah lingkungan. 

Gaya Japandi ini bisa digunakan pada berbagai jenis rumah mulai dari yang kecil hingga yang besar. Bahkan Anda bisa menggunakan jasa desain interior rumah gaya Japandi seperti Scandilux yang menawarkan desainer dan arsitek berpengalaman untuk mengaplikasikan konsep Japandi ini pada hunian impian Anda!

Temukan layanan kami di berbagai area atau bisa konsultasi terlebih dahulu melalui 0812-5555-7227 atau email ke sales@scandilux.co.id.

japandi

Ide dan Penerapan Desain Rumah 2 Lantai Model Japandi

Salah satu desain rumah 2 lantai yang bisa dipertimbangkan adalah model Japandi yang menekankan kesederhanaan tetapi tetap terlihat indah. Konsep desain ini mulai populer dan diminati karena memadukan antara keindahan khas Jepang dengan kehangatan fungsional pada gaya scandinavian.

Hasilnya? Hunian akan terlihat lebih unik tetapi tidak mencolok karena tetap memperhitungkan kerapian serta estetika menawan.

Daftar Isi

Inspirasi Desain Rumah Japandi 2 Lantai

1. Fasad rumah gaya Japandi

Desain Rumah Japandi 2 Lantai

Jika menggunakan desain fasad dengan gaya ini maka memberikan kesan simetris sehingga terlihat rapi karena tidak ada elemen berlebihan. Jadi seluruh elemen akan dikombinasikan secara seimbang tetapi fungsional serta disatukan dengan warna putih dan abu-abu disertai aksen kayu yang memberikan suasana menenangkan. 

Tentunya rumah tetap memiliki kesan hangat dan bisa diberikan sentuhan modern pada penggunaan balkon kaca yang membuat terlihat elegan. Agar pencahayaan alami di dalam rumah menjadi lebih maksimal maka bisa menggunakan jendela besar sehingga memberikan kesan terbuka. 

2. Desain rumah gaya Jepang modern tradisional 

Desain Rumah Japandi 2 Lantai

Ide desain rumah 2 lantai model Japandi ini akan memadukan elemen modern dan tradisional secara selaras dimana nuansa modern terlihat pada penggunaan material struktur baja ringan dan atap datar yang sederhana. Sentuhan tradisional ada pada bagian jendela dan kisi-kisi kayu sehingga memberikan kesan hangat. 

Agar kesan tradisional dan modern ini semakin kuat maka akan menggunakan bata ekspos pada sebagian dinding sehingga membuat rumah menjadi lebih berkarakter. Walaupun menggunakan konsep tradisional tetapi rumah tidak kehilangan estetikanya  dan tidak terlihat ketinggalan zaman. 

3. Desain untuk rumah mewah 

japandi 2 lantai

Jika ingin membuat rumah terlihat mewah tetapi tidak menghilangkan gaya Jepangnya maka bisa menggunakan jendela besar sehingga menciptakan harmoni yang sempurna dengan balkon dan teras luar. Hal ini memberikan pengaruh terhadap tampilan  interior dan eksterior sehingga lebih maksimal.

Kehadiran jendela besar juga membuat sirkulasi udara menjadi lancar dan pencahayaan alami menjadi maksimal. Untuk rumah mewah bisa menggunakan struktur fasad dengan bingkai tegas sehingga terlihat beda dengan desain Japandi konvensional yang membuat kesan modernnya akan semakin terasa.

4. Desain untuk rumah 2 lantai 

japandi

Walaupun rumah dua lantai, tetapi prinsip utama pada desain Japandi yaitu minimalisme tetap bisa diterapkan dengan menggunakan warna cat netral seperti putih dan coklat muda. Pada bagian fasad  menggunakan elemen kayu sebagai aksen di dinding disertai lisplang pada atap yang memberikan kesan alami. 

Untuk pencahayaan bisa menggunakan jendela besar atau menggunakan lampu yang sorot cahayanya berwarna oranye lembut. Karena dalam desain Japandi mengutamakan pencahayaan alami yang lembut sehingga sumber cahaya tidak boleh berlebihan 

Keunggulan Menggunakan Gaya Japandi Pada Desain Rumah

1. Memanfaatkan furniture yang multifungsi 

Salah satu keuntungan desain rumah 2 lantai Japandi yaitu menggunakan furniture yang tidak berlebihan karena harus multifungsi. Jadi penghuni rumah akan lebih berhemat karena bisa mendapatkan beberapa fungsi furniture hanya pada satu produk. Tentunya bisa memaksimalkan rumah dengan ruangan yang sempit. 

Dalam gaya ini juga memperhatikan tata letak furniture yang harus disesuaikan dengan ruangan sehingga bisa memaksimalkan ruangan vertikal maupun horizontal dengan memanfaatkan dinding. Bahkan dalam desain ini menggunakan konsep space saving sehingga harus menggunakan furniture yang banyak tempat penyimpanan. 

2. Mengedepankan konsep kesederhanaan 

Gaya Japandi menggunakan desain yang sederhana tetapi tidak menghilangkan estetika sehingga tetap terlihat rapi. Jadi furniture maupun dekorasi yang digunakan harus terlihat cantik tetapi multifungsi. Ciri khas lainnya juga terlihat dari penggunaan warna yang menenangkan tetapi netral sehingga terhindar dari warna cerah. 

3. Ramah lingkungan

Japandi tidak hanya mengedepankan konsep kesederhanaan tetapi desainnya harus ramah lingkungan sehingga furniture yang digunakan identik dengan bahan kayu. Penggunaan bahan alami ini membuat ruangan menjadi menyatu dengan alam dan semakin sempurna dengan penggunaan tanaman indoor sebagai dekorasi. 

4. Desainnya tidak lekang oleh waktu 

Walaupun terlihat sederhana tetapi desainnya tidak akan pernah ketinggalan zaman karena menggunakan warna netral yang bisa dikombinasikan dengan berbagai warna dan model furniture. Hal ini membuat rumah bisa dipadu padankan dengan berbagai gaya desain sehingga mempermudah ketika diubah sesuai keinginan.

Apalagi gaya ini memiliki empat tipe yaitu natural, modern, klasik, dan Industrial yang menunjukkan bahwa Japandi bisa mengikuti perkembangan zaman walaupun terlihat simpel. Bahkan rumah dengan gaya ini tidak akan kesulitan untuk memilih furniture dan hiasan ruangan karena gampang dikombinasikan dengan warna dinding. 

Tips Menerapkan Gaya Japandi

1. Memasukkan unsur alam 

Jika ingin menggunakan desain rumah 2 lantai ala Japandi maka bisa memasukkan unsur alam dengan memanfaatkan bahan alami seperti menambahkan tanaman di sudut yang kosong. Selain itu jendela tidak boleh terhalang sehingga cahaya alami bisa masuk dan membuat pemandangan luar ruangan menjadi jelas. 

Pada gaya ini akan mengombinasikan antara alam dengan minimalis sehingga menciptakan rumah yang nyaman dan sehat. Pada bagian interior juga bisa menggunakan kayu baik berwarna terang maupun gelap. Kayu merupakan pilihan yang paling umum dalam dekorasi gaya ini karena efektif memberikan kesan alami. 

2. Membiarkan cahaya alami masuk 

Beberapa pemilik rumah ada yang tidak nyaman jika cahaya alami masuk ke dalam ruangan secara berlebihan sehingga jendela dibuat kecil atau ditutup gorden. Karena gaya Japandi menekankan kealamian maka harus membiarkan cahaya alami masuk dengan menggunakan jendela berukuran besar. 

Jadi di siang hari ruangan akan terlihat terang dan sirkulasi udara menjadi lancar sehingga menjaga kesehatan penghuni rumah. Untuk penggunaan lampu di malam hari disarankan tidak terlalu terang tetapi cahayanya harus hangat sehingga menciptakan suasana yang nyaman dan tenang. 

3. Tidak boleh menggunakan furniture berlebihan 

Bagian terpenting dari gaya ini adalah minimalisme dan kerapian sehingga penghuni rumah tidak boleh berantakan. Untuk menjaga kerapian maka harus menggunakan furniture yang multifungsi Sehingga ruangan tidak dipadati oleh berbagai perabotan. Begitu juga dengan dekorasi tidak boleh berlebihan sehingga tetap sederhana. 

Pada pemilihan furniture harus berfokus dengan apa yang dibutuhkan dan sangat bagus jika satu furniture memiliki beberapa fungsi. Jadi ruangan kecil akan terlihat luas apalagi dilengkapi penggunaan warna netral yang memaksimalkan pemantulan cahaya sehingga menciptakan ruangan yang terlihat terang.

4. Harus simetris

Karena kerapian sangat diutamakan dalam gaya ini maka ruangan tidak boleh tak teratur serta harus memilih furniture yang berbentuk geometris. Bentuk geometris ini memberikan kesan halus serta mempermudah pada saat proses penataan barang sehingga menciptakan ketenangan untuk penghuni. 

Bahkan saat proses desain juga harus dipastikan seluruh ruangan simetris sehingga menciptakan kesan yang seimbang dan teratur. Hal ini mempermudah dalam penempatan furniture dan dekorasi sehingga tidak membuat sakit mata saat dilihat. 

Jadi gaya Japandi tidak hanya mengedepankan keindahan tetapi memberikan suasana nyaman dan menjaga kesehatan penghuni. Ditambah lagi  gaya Japandi cocok untuk desain rumah 2 lantai sehingga tetap terlihat modern sekaligus menyatu dengan alam.

Jika Anda ingin mewujudkan interior rumah ini maka jangan ragu untuk mencoba layanan dari jasa desain rumah Scandilux. Kami memiliki tim yang berspesialisasi dalam bidang interior Japandi dari interior rumah, apartemen hingga bangunan komersial. Buat janji temu dengan tim scandilux di 0812-5555-7227 atau email ke marketing@scandilux.co.id

modern

Uniknya Desain Rumah Japandi yang Sederhana Tapi Tetap Mewah

Agar menciptakan hunian yang nyaman dan estetik penting memilih desain rumah yang tepat dan salah satu gaya yang bisa Anda gunakan adalah Japandi. Walaupun gaya ini mengedepankan kesederhanaan tetapi tidak mengurangi tampilannya, bahkan Anda bisa menggunakan konsep multifungsi sehingga membantu untuk memaksimalkan fungsi ruangan. 

Daftar Isi

Lakukan Hal Ini Tuk Ciptakan Desain Rumah Japandi!

1. Ciptakan area dengan konsep terbuka 

Gaya Japandi menggunakan konsep open living space di mana menggabungkan beberapa ruangan dalam satu area besar tanpa sekat permanen seperti dinding atau pintu. Biasanya ruangan yang digabungkan seperti ruang keluarga, dapur, dan ruang makan di mana menggunakan cat  warna netral agar terasa lapang dan terang. 

Rumah gaya ini juga menggunakan jendela berukuran besar untuk mempermudah masuknya cahaya matahari pada siang hari sehingga semakin membuat rumah terlihat terang dan lapang. Langkah ini juga membantu untuk menghemat biaya listrik saat siang hari dan ramah lingkungan.

2. Menggunakan warna pastel 

Bagian interior pada desain rumah Japandi wajib menggunakan warna pastel sehingga memberikan sentuhan unik. Bisa juga menggunakan warna pastel yang dominan terutama untuk Anda yang ingin menciptakan suasana segar dan trendi di rumah. 

Penggunaan warna pastel yang dominan ini termasuk dalam Japandi urban di mana menggunakan warna monokrom dan furniture kontemporer yang fungsional. Nantinya warna-warna pastel tersebut akan dipadukan dengan kayu berwarna terang-medium sehingga tampilan interior menjadi lebih menarik dan modern. 

3. Memberikan sentuhan marmer dan emas 

Walaupun menggunakan konsep sederhana tetapi tetap bisa memberikan kesan elegan dan mewah dengan menggunakan marmer untuk lantai atau finishing emas di perabotan. Sentuhan marmer dan finishing emas merupakan salah satu daya tarik utama gaya ini yang termasuk dalam Japandi jenis modern.

Jadi di bagian dapur dan kamar mandi bisa menggunakan marmer dengan furniture yang memiliki finishing emas pada kabinet dapur, gagang pintu, dan laci. Tampilan akan sangat bagus jika dikombinasikan dengan kayu berwarna medium-gelap disertai indirect lighting sehingga terlihat sederhana tetapi tetap mewah.

4. Penggunaan warna netral yang kalem 

Selain menggunakan warna pastel maka model desain ini juga menggunakan warna netral di furniture dan cat dinding. Apalagi warna seperti putih, abu-abu, dan cream masih menjadi primadona dalam desain interior masa kini, bahkan warna putih merupakan salah satu warna identik dengan gaya Japandi. 

Biasanya warna putih menjadi warna utama kemudian menggunakan abu-abu, cream, dan warna yang lebih terang dalam jumlah kecil untuk memberikan aksen. Penggunaan warna monokrom dan kalem ini memberikan kesan rapi, bersih, dan modern.

5. Memadukan bahan kayu dengan metal 

Konsep natural pada gaya Japandi bisa dipadukan dengan gaya Industrial yang juga memiliki konsep simpel serta populer di zaman sekarang. Pada desain Industrial biasanya menggunakan material ekspos seperti beton, batu bata, dan semen yang dibiarkan terlihat apa adanya sehingga memberikan kesan tegas tetapi modern. 

Perpaduan kedua model desain ini menciptakan jenis Japandi Industrial di mana lantai atau dinding akan menggunakan material ekspos tetapi furniture yang digunakan harus terbuat dari material alami seperti rotan atau kayu. Pada Japandi Industrial, furniture kayu akan dipadukan dengan unsur logam sehingga terlihat maskulin. 

6. Terdapat tanaman indoor

Kehadiran nuansa alami tidak hanya sebatas penggunaan material dari kayu, rotan, atau tanah liat tetapi dengan menghadirkan tanaman di dalam ruangan. Anda bisa menggunakan tanaman berdaun hijau yang diletakkan di dalam pot tanah liat untuk dijadikan dekorasi sekaligus menciptakan suasana ruangan yang lebih segar.

Namun pastikan memilih tanaman yang tepat Karena tidak semua tumbuhan cocok diletakkan di dalam ruangan yang kondisi cahayanya terbatas dan harus aman untuk anak-anak atau hewan peliharaan. Sangat bagus jika memilih tanaman yang tidak memerlukan perawatan intensif hingga tidak merepotkan. 

Pilih Jenis Desain Japandi Ini Untuk Hadirkan Kesan Mewah!

1. Jenis natural 

Desain Rumah

Jenis natural sangat mudah dalam mengaplikasikannya dan mengedepankan tampilan alami sehingga banyak menggunakan perabotan kayu dengan warna muda sampai medium. Untuk warna yang digunakan pada jenis ini lebih ke warna muda dan netral seperti cream, abu-abu muda, dan beige.

Untuk hiasan ruangan yang digunakan hanya berupa tanaman indoor yang diletakkan di dalam pot sehingga memberikan kesan asri dan alami. Pengaplikasian jenis ini juga cocok di rumah berukuran kecil sehingga memberikan tampilan yang lapang dan bersih.

2. Jenis Industrial 

Desain Rumah

Jenis desain rumah Japandi yang satu ini memberikan kesan maskulin, tegas, tetapi simple. Tipe ini lahir dari perpaduan desain Japandi dengan Industrial sehingga ada sentuhan khas Industrial seperti material raw dan finishing ekspos. Untuk furniture yang digunakan harus multifungsi dengan material kayu berwarna medium-dark.

Pada jenis ini konsep sederhana tetap ada dengan sentuhan modern sehingga lebih kekinian.  Untuk dekorasi yang digunakan sangat fleksibel sehingga bisa dipilih sesuai kebutuhan tetapi pastikan multifungsi sehingga tidak memakan banyak ruang.

3. Jenis modern 

modern

Jika ingin memberikan kesan elegan dan mewah maka bisa menggunakan tipe yang satu ini di mana warna yang digunakan didominasi oleh warna gelap seperti hitam, biru tua, atau abu-abu tua. Agar tampilan tidak biasa maka berikan sentuhan warna emas yang diletakkan secara strategis dan menggunakan marmer.

4. Jenis klasik 

klasik

Ciri desain rumah Japandi ini menggunakan aksen yang lebih dinamis seperti profile pada dinding, lekukan, dan penggunaan motif yang dekoratif sehingga terlihat simple tetapi tidak membosankan. Untuk warna yang digunakan adalah warna pastel sehingga memberikan kesan lembut tetapi menawan.

Pada tipe ini juga menggunakan warna netral yang diaplikasikan pada perabotan sehingga bisa menggunakan furniture kayu berwarna light hingga medium. Agar ruangan terlihat lebih menarik tetapi tidak menggunakan hiasan yang berlebihan maka bisa memilih furniture yang bentuknya unik. 

Apa Saja Keuntungan Menggunakan Desain Rumah Japandi?

1. Gaya yang sederhana 

Gaya yang sederhana merupakan keuntungan desain rumah model Japandi sehingga ruangan terlihat bersih dan rapi. Kesan sederhana ini terlihat dari penggunaan warna netral tetapi menenangkan seperti cream, putih, dan nuansa coklat di mana gaya ini cocok untuk orang yang memiliki lifestyle simpel.

2. Mudah dipadukan 

Walaupun terlihat simple tetapi gaya ini tidak membosankan karena bisa dipadu padakan dengan gaya interior lain. Hal inilah yang menyebabkan Japandi memiliki beberapa jenis mulai dari natural, modern, klasik, dan Industrial di mana setiap jenis memiliki karakteristik yang berbeda. 

Tentunya mempermudah Anda untuk memilih yang sesuai dengan selera dan setiap jenis menggunakan warna yang berbeda. Hal ini bisa membuat Anda menciptakan hunian yang nyaman sekaligus dekat dengan alam karena tetap ada sentuhan alami.

3. Menggunakan furniture yang multifungsi 

Perabotan yang digunakan dalam gaya ini wajib multifungsi sehingga bisa memaksimalkan ruangan yang sempit dan tidak dipakai secara berlebihan. Kondisi ini bisa membuat penghuni rumah lebih hemat karena bisa mendapatkan beberapa fungsi furniture dalam satu produk. 

Tentu desain Japandi ini tidak akan pernah ketinggalan zaman walaupun menggunakan konsep sederhana sehingga tidak membosankan. Bahkan gaya Japandi bisa dipadukan dengan gaya interior terbaru sehingga wajib menggunakannya dalam desain rumah Anda. Jika ingin menghadirkan gaya ini pada hunian Anda hubungi kami Garis Studio melalui nomor 0822-1111-7071 atau melalui email marketing@ garisstudio.co.id untuk berkonsultasi.

Biaya Bangun Rumah 3 Lantai

Ini Dia Estimasi Biaya Bangun Rumah 3 Lantai Terbaru

Biaya bangun rumah 3 lantai tentunya akan lebih tinggi daripada biaya untuk membangun sebuah rumah 1 atau 2 lantai. Benarkah begitu? Untuk memastikannya maka Anda memang perlu menghitung secara tepat setiap detail dan elemen biaya yang akan dikeluarkan. Misalnya biaya material, biaya tenaga kerja bahkan biaya pembelian tanahnya.

Jika Anda bingung bagaimana cara menghitungnya maka di bawah ini akan kami berikan contoh dan estimasi perhitungannya.

Daftar Isi

Berapa Estimasi Biaya Bangun Rumah 3 Lantai dengan Gaya Japandi?

Biaya Bangun Rumah 3 Lantai

1. Biaya Pembelian Tanah

Jika Anda belum memiliki lahan maka pembelian tanah menjadi faktor pertama dalam menghitung biaya bangun rumah 3 lantai. Harga tanah sendiri sangat bervariasi tergantung pada lokasi. Di kota besar seperti Jakarta harga tanah bisa mencapai Rp20 juta hingga Rp24 juta per meter persegi.

Sementara itu di kota-kota kecil atau pinggiran kota harga tanah biasanya berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta per meter persegi. Sebagai contoh jika Anda membeli tanah seluas 60 meter persegi di daerah dengan harga Rp4 juta per meter maka Anda perlu mengeluarkan dana sekitar Rp240 juta hanya untuk lahan.

Besarnya angka ini menunjukkan pentingnya memilih lokasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda.

2. Biaya Fondasi yang Kokoh

Untuk rumah dengan struktur bertingkat seperti ini Anda harus menggunakan fondasi yang kuat. Fondasi cakar ayam biasanya menjadi pilihan utama karena mampu menopang beban bangunan hingga 3 lantai.

Satu fondasi sendiri bisa berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta rupiah. Jika Anda membutuhkan 12 titik fondasi maka total biaya bangun rumah 3 lantai terbaru bisa mencapai sekitar 24 juta rupiah tergantung kualitas bahan dan jasa kontraktor yang digunakan. 

3. Biaya Material Bangunan

Material bangunan adalah komponen utama dalam perhitungan anggaran. Untuk rumah 3 lantai dengan luas total bangunan sekitar 108 meter persegi (36 meter per lantai) maka Anda akan membutuhkan sekitar 40.000 buah batu bata dengan harga satuan sekitar Rp500 maka total biaya sekitar Rp20 juta.

Biaya semen Sekitar 270 sak dengan harga per sak sekitar Rp50.000 dengan totalnya mencapai Rp13,5 juta. Pasir, kerikil, dan material lain dengan perkiraan harga sekitar Rp20 juta untuk memenuhi kebutuhan material tambahan seperti besi, paku, dan kayu.

Jika Anda jumlahkan seluruh biaya material tersebut maka totalnya berada di kisaran Rp54 juta hingga Rp55 juta. Angka ini bisa bertambah tergantung pada jenis material yang Anda pilih dan kualitasnya.

4. Biaya untuk Kusen, Pintu, dan Jendela

Faktor lain yang sering terlupakan adalah biaya pembuatan kusen, pintu, dan jendela. Total estimasi untuk bagian ini berkisar Rp5,5 juta yang tergantung pada jumlah bukaan serta jenis dan kualitas material yang Anda pilih.

Bila Anda menginginkan kesan yang hangat dan natural mak kusen kayu bisa menjadi pilihan, namun  harganya cenderung lebih tinggi dibandingkan kusen berbahan aluminium atau UPVC.

5. Biaya Tenaga Kerja

Tenaga kerja juga menyumbang bagian besar dari total biaya pembangunan. Sistem pembayaran bisa berupa borongan yaitu dibayar per proyek atau harian yang dibayar per hari kerja. Untuk proyek rumah tiga lantai sistem borongan biasanya lebih efisien dan praktis. 

Sebagai gambaran biaya borongan pembangunan bisa berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per meter persegi tergantung tingkat kerumitan desain dan kualitas finishing. Maka untuk rumah dengan luas total 108 meter persegi 3 lantai Anda bisa menganggarkan sekitar Rp378 juta hingga Rp540 juta untuk tenaga kerja dan jasa konstruksi secara keseluruhan.

Mengapa Harus Japandi untuk Rumah 3 Lantai? Simak Keunggulannya!

japandi house

1. Desain yang Sederhana dan Menenangkan

Salah satu ciri khas utama dari Japandi adalah kesederhanaannya. Anda akan melihat ruang-ruang yang tidak dipenuhi barang dengan tampilan yang rapi dan tertata. Warna-warna yang digunakan pun menenangkan seperti putih atau krem dan berbagai nuansa cokelat alam.

Desain ini tidak hanya sekadar tampak bersih tetapi juga memberikan kesan luas dan ringan sehingga Anda merasa lebih rileks saat berada di rumah. Unsur estetika tetap terasa kuat meski tampil dengan cara yang sederhana karena itulah desain Japandi cocok untuk Anda yang menyukai ketenangan dan ingin menjauh dari kesan rumah penuh dekorasi.

2. Memaksimalkan Fungsi Ruang dengan Furniture Multifungsi

Jika rumah Anda tidak terlalu luas maka desain Japandi bisa menjadi solusi cerdas. Anda bisa menggunakan tempat tidur dengan laci penyimpanan di bawahnya, meja kerja yang bisa dilipat, atau rak gantung yang menghemat ruang lantai.

Selain itu Japandi juga mengedepankan pemanfaatan ruang secara vertikal. Anda bisa memaksimalkan dinding untuk menambah ruang penyimpanan tanpa membuat rumah terlihat sesak.

Dengan pendekatan ini maka Anda bisa menciptakan hunian yang fungsional tanpa harus mengorbankan estetika dan menghemat biaya bangun rumah 3 lantai gaya Japandi. 

3. Lebih Bebas Memadukan dengan Gaya Lain

Karena tampilan gaya Japandi yang simpel dan palet warnanya netral maka Anda bisa dengan mudah memadukannya dengan gaya lain yang Anda sukai. Gaya natural atau bahkan Industrial akan sangat cocok dipadukan dengan Japandi untuk kesan simpel yang unik.

Hal ini memberi Anda fleksibilitas dalam berekspresi pada setiap sudut hunian dan tidak perlu sepenuhnya mengikuti satu gaya saja. Anda bisa mengombinasikan elemen Japandi dengan sentuhan pribadi sehingga rumah terasa lebih unik dan mencerminkan kepribadian penghuni

4. Tidak Perlu Takut Desainnya Akan Ketinggalan Zaman

Japandi adalah salah satu gaya desain yang bersifat timeless atau tak lekang oleh waktu. Kesederhanaan dan fungsionalitas yang menjadi dasar gaya ini membuatnya tetap relevan dari masa ke masa.

Tidak seperti desain yang terlalu mengikuti tren dan cepat berubah Japandi justru mempertahankan nilai estetika yang bertahan lama. Anda tidak perlu sering-sering mengganti perabot atau tampilan rumah karena gaya ini tidak mudah membosankan.

Bahkan jika suatu saat Anda ingin mengubah suasana hunian maka gaya Japandi tetap bisa disesuaikan tanpa harus mengganti keseluruhan interior.

5. Lebih Ramah terhadap Lingkungan

Japandi juga mengutamakan penggunaan material alami terutama kayu yang menjadikannya lebih ramah lingkungan. Anda akan menemukan banyak elemen kayu dengan finishing natural baik pada lantai, furniture, hingga aksen dekorasi.

Dengan memilih material yang tahan lama dan berasal dari alam maka Anda tidak hanya menciptakan suasana rumah yang hangat dan natural tapi juga membantu mengurangi limbah dan konsumsi berlebih. Desain ini sangat cocok untuk Anda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan ingin menerapkan prinsip hidup berkelanjutan.

Dengan lima keunggulan ini di atas maka desain Japandi menawarkan lebih dari sekadar tampilan rumah estetik. Anda akan merasakan kenyamanan, kepraktisan dan suasana yang mendukung gaya hidup lebih tenang dan teratur.

Untuk Anda yang butuh info pasti tentang biaya bangun rumah 3 lantai serta model interior terbaik. Maka bisa menghubungi Garis Studio di 150130 atau email ke marketing@garisstudio.co.id. Kami merupakan jasa arsitektur sekaligus kontraktor yang berpengalaman dalam pembuatan hunian bergaya campuran Jepang dan Skandinavia ini.

Biaya Bangun Rumah 2 Lantai

Biaya Bangun Rumah 2 Lantai: Cara Menghitung dan Inspirasi Interiornya

Biaya bangun rumah 2 lantai bisa diestimasi dengan perhitungan yang tepat, terutama untuk rumah dengan tipe Japandi. Ini merupakan salah satu desain rumah modern yang sedang digandrungi. Gaya Japandi sangatlah populer di kalangan milenial karena kelebihan visual interiornya yang membuat rumah tampak lebih clean dan estetik.

Namun untuk membuat rumah 2 lantai dengan gaya Japandi ini tentu saja tidak bisa sembarangan. Dibutuhkan perencanaan anggaran yang matang agar rumah yang ingin dibuat sesuai dengan konsep Japandi yang diinginkan.

Begini Cara Membuat Perhitungan Biaya Bangun Rumah 2 Lantai

Biaya Bangun Rumah 2 Lantai

1. Hitung Luas Bangunan yang Akan Dibangun

Hal pertama yang Anda perlu lakukan untuk menghitung biaya bangun rumah 2 lantai terkini adalah mengetahui berapa luas total bangunan yang ingin dibangun. Sebagai contoh mari asumsikan rumah yang akan Anda bangun memiliki luas 100 meter persegi.

Dengan asumsi tersebut  maka total luas yang harus Anda hitung terdiri dari: lantai dasar 100 m² (kotor), lantai atas 100 m² (kotor), fondasi 50 m² (sekitar setengah dari total bangunan) dan atap 50 m² (sekitar setengah dari total bangunan).

Perlu Anda pahami bahwa luas fondasi dan atap bisa berbeda tergantung pada desain dan jenis atap rumah yang Anda pilih. Perhitungan di atas mengacu pada model atap standar yang banyak digunakan masyarakat.

2. Ketahui Biaya Konstruksi Bangunan

Setelah Anda mengetahui luas bangunan maka langkah selanjutnya adalah menghitung biaya konstruksinya. Untuk melakukan ini maka Anda perlu mengetahui dua hal yaitu harga satuan konstruksi mentah  atau biaya struktur utama bangunan tanpa finishing atau dekorasi.

Selain itu Anda juga perlu mengetahui harga satuan konstruksi lengkap yaitu biaya pembangunan termasuk struktur dan penyelesaian standar. Sebagai gambaran berikut kisaran biaya konstruksi rumah di wilayah Jakarta yaitu harga konstruksi mentah diperkirakan berkisar antara Rp1.700.000 – Rp1.950.000 per meter persegi.

Sedangkan harga konstruksi lengkap berada di angka Rp2.600.000 – Rp4.200.000 per meter persegi. Untuk hasil yang lebih akurat maka Anda sebaiknya berkonsultasi langsung dengan kontraktor.

3. Hitung Total Biaya Konstruksi Rumah

Langkah selanjutnya untuk biaya bangun rumah 2 lantai gaya Japandi adalah menghitung total budget konstruksi rumah. Sekarang mari hitung total biaya membangun rumah 2 lantai dengan contoh harga konstruksi mentah sebesar Rp1.700.000 per meter persegi dan harga konstruksi lengkap sebesar Rp2.600.000 per meter persegi, dengan total luas yang dihitung adalah 300 meter persegi.

Luas ini merupakan gabungan dari lantai dasar, lantai atas, pondasi, dan atap. Dengan perhitungan tersebut maka biaya konstruksi mentah adalah 300 m² × Rp1.700.000 = Rp510.000.000 dan biaya konstruksi lengkap adalah dengan perhitungan 300 m² × Rp2.600.000 didapatkan angka sebesar Rp780.000.000.

4. Hitung Biaya Interior

Satu hal yang mungkin sering terlupakan saat membangun rumah adalah menghitung biaya interior khususnya desain gaya Japandi. Tips biaya bangun rumah 2 lantai yang satu ini terkadang tidak masuk ke dalam perencanaan padahal membuat hunian dengan gaya interior tertentu seperti Japandi membutukan interior khusus.

Anda bisa menyewa jasa desain interior yang dapat berkisar mulai dari Rp1.000.000 per meter persegi. Perlu diingat untuk menghitung luasan dua lantai yang dalam menghitung biaya jasa desain interior.

Inspirasi Cara Membuat Desain Interior Rumah Gaya Japandi

1. Gunakan Sofa Warna Krem sebagai Titik Fokus

Warna krem merupakan pilihan sempurna untuk membawa ketenangan dan kehangatan khas Japandi. Pilih sofa berbahan fabric yang lembut dan nyaman lalu letakkan di tengah ruangan sebagai titik fokus.

Warna krem yang netral juga memudahkan Anda memadukan elemen lain seperti bantal dekoratif atau selimut rajut bertekstur. Agar tampilan makin cozy Anda bisa menambahkan bantal kecil dengan motif garis atau warna pastel yang senada. Sofa ini juga akan terasa sangat pas saat berpadu dengan lantai kayu atau karpet anyaman alami.

2. Letakkan Meja Tamu Kayu dengan Desain Sederhana

Elemen kayu sangat penting dalam interior Japandi karena membawa nuansa alami yang menenangkan. Pilih meja tamu dari kayu solid dengan warna cokelat muda atau natura seperti oak, ash, atau walnut.

Desainnya sebaiknya dipilih yang simpel tanpa ornamen berlebih agar tetap terlihat modern dan tidak membebani visual ruang. Meja kayu ini bisa Anda lengkapi dengan vas kaca berisi bunga kering atau nampan bambu untuk menaruh remote dan lilin aroma terapi.

3. Tambahkan Kursi Tambahan Berwarna Putih

Jika sofa belum cukup menampung semua tamu atau anggota keluarga maka Anda bisa menambahkan satu atau dua kursi kecil berwarna putih. Warna putih memberi kesan bersih dan terang serta menciptakan kontras lembut dengan elemen kayu di sekitarnya.

Pilih kursi dengan desain ramping agar tidak memakan banyak tempat. Letakkan kursi ini di sudut ruangan atau dekat jendela untuk menciptakan sudut baca kecil yang nyaman. Anda bisa menambahkan bantal duduk atau selimut kecil agar terasa lebih hangat.

4. Gunakan Rak Kayu Terbuka untuk Dekorasi dan Penyimpanan

Rak terbuka dari kayu bisa menjadi elemen penting dalam dekorasi Japandi. Selain berfungsi menyimpan barang rak ini juga bisa menampilkan dekorasi yang mempercantik ruangan seperti tanaman pot kecil, buku, bingkai foto keluarga, atau keranjang anyaman.

Gunakan rak dengan warna kayu natural dan desain ramping agar tidak mendominasi ruangan. Meletakkan tanaman hijau di bagian atas rak juga bisa membantu menyegarkan suasana sekaligus menghadirkan nuansa alami yang khas Japandi.

5. Pilih Set Meja Makan yang Simpel

Jika ruang tamu di rumah Anda dibuat menyatu dengan area makan maka pastikan untuk memilih set meja makan dari kayu dengan desain yang simpel. Pilihlah kursi makan yang sudah dilengkapi dengan dudukan empuk agar nyaman digunakan dalam waktu lama.

Warna-warna alami seperti cokelat muda atau beige akan memperkuat kesan hangat dan ramah. Anda juga bisa meletakkan taplak meja berbahan linen atau dekorasi sederhana seperti piring rotan dan lilin kecil di tengah meja untuk mempercantik tampilannya.

6. Tambahkan Pencahayaan Estetik

Pencahayaan merupakan elemen penting dalam desain Japandi. Anda bisa menggunakan lampu gantung, lampu meja, atau lampu lantai yang memiliki desain simpel namun elegan. Anda bisa memilih lampu yang memiliki aksen logam keemasan atau warna matte agar memberikan kesan mewah namun tetap simpel dan elegan.

Cahaya hangat dari lampu ini tidak hanya membuat ruangan tampak lebih nyaman tetapi juga membentuk atmosfer yang tenang dan santai. Pencahayaan yang estetik akan sangat cocok untuk ruang tamu yang digunakan sebagai tempat berkumpul bersama keluarga atau menjamu tamu.

Setelah mengetahui cara menghitung biaya bangun rumah 2 lantai di atas serta inspirasi desain rumah bergaya Japandi. Maka next adalah menyewa layanan jasa desainer/arsitektur sekaligus konstruksinya, apalagi bagi Anda yang awam dengan proses membangun rumah.

Bersama Scandilux maka Anda akan kami bantu untuk mewujudkan rumah impian dengan desain Japandi. Kami juga akan membantu membuatkan RAB agar sesuai dengan dana yang Anda miliki. Konsultasikan sekarang kebutuhan Anda di 0812-5555-7227 atau email ke marketing@scandilux.co.id.