Desain Rumah Scandinavian 1 Lantai Berkonsep Kreatif Agar Tidak Membosankan

Untuk membuat desain rumah scandinavian 1 lantai agar kelihatan lebih menarik maka Anda harus menentukan konsep yang tepat. Apalagi jika Anda ingin mendapatkan semua elemennya seperti pencahayaan alami, fungsionalitas, keterbukaan ruang, dsb. 

Tentu saja Anda tetap bisa menggunakan konsep yang lebih kreatif agar merefleksikan pribadi penghuni sehingga designnya terlihat lebih personal.

Daftar Isi

Konsep Desain Rumah Scandinavian 1 Lantai yang Kreatif dan Tidak Membosankan

1. Konsep warna netral

Ini adalah konsep yang paling klasik yaitu dengan benar-benar menggunakan desainnya sesuai dengan pakem sehingga terasa lebih autentik. Konsep ini paling cocok untuk Anda yang memang tidak mau ribet soal desain dan ingin gaya yang simple saja.

Tetapi tidak usah khawatir karena design Scandinavian memang sudah estetik dari aslinya sehingga Anda tetap akan mendapatkan gaya yang tetap cantik. Kuncinya adalah pada penggunaan material kayu dengan warna oak terang serta palet dengan warna dasar putih.

Anda harus berhati-hati saat menggunakan furnitur untuk menjaga kelapangan ruangan namun tetap membuatnya fungsional.

2. Konsep barn

Jika Anda ingin exterior yang terlihat lebih mencolok maka bisa menggunakan model atap bergaya pelana yang tinggi serta tajam. Kemudian di bagian interior gunakan exposed ceiling agar langit-langit bisa lebih tinggi sehingga ruangan terasa lega.

Kemudian untuk interiornya Anda bisa membuatnya dengan menggunakan 3 unsur warna yaitu warna gelap pada kusen dan berbagai garis agar terlihat lebih tegas. Kemudian untuk bagian dinding utamanya bisa menggunakan warna putih atau semen sebagai penetral palet.

Agar terasa lebih hangat Anda juga bisa menambahkan unsur alami melalui penggunaan material kayu serta fabric di berbagai dekorasi dan furnitur yang digunakan.

3. Konsep Nordic

Terinspirasi dari gaya Nordic yang memiliki exterior gelap namun kemudian dikombinasikan dengan interior yang terang sehingga terkesan misterius dari luar namun hangat di dalam.

Konsep ini paling cocok digunakan di lokasi yang iklimnya agak dingin karena exteriornya akan didominasi warna hitam supaya bisa menyerap hangat dari luar. Gunakan atap dan kusen yang berwarna hitam kemudian catlah bagian kusen dengan warna senada agar terlihat menyatu.

Untuk interiornya dibuat kontras dengan menggunakan warna warm white sehingga mendapatkan kesan transisi yang dramatis dari exterior ke interiornya. Baik bagian lantai maupun ceiling bagian dalam harus sama-sama netral agar lebih hangat karena exteriornya sudah terlihat dingin.

4. Konsep Indoor garden

Untuk Anda yang sangat menyukai alam maka konsep yang satu ini sangatlah cocok karena Anda bisa menambahkan taman kering di berbagai spot dalam ruangan. Untuk yang paling besar bisa diletakkan di tengah-tengah rumah yang kemudian dibatasi dengan dinding kaca sebagai pembatasnya.

Dengan demikian cahaya dari luar pun bisa turut masuk ke dalam rumah yang bisa membantu pencahayaan alami yang memang menjadi ciri khas dari desain rumah scandinavian 1 lantai agar bisa tercapai. Sedangkan di bagian interior lainnya bisa ditambahkan taman kering di bagian dinding terutama di bagian void yang susah untuk digunakan. 

5. Japandi

Perpaduan yang saat ini paling trendy adalah dengan memasukkan estetika gaya Jepang dengan menambahkan fungsionalitas dari gaya Scandinavian. Jadi Anda tetap bisa menggunakan berbagai furniture bergaya Jepang yang memiliki profil rendah sampai ke lantai tetapi pilihlah yang lebih fungsional.

Untuk warnanya sendiri gunakan penggabungan kedua design dengan cara memilih tone yang lebih membumi seperti coklat muda dan krem. Kuncinya adalah menciptakan kesan zen ala Jepang dengan membuat interior yang hangat dari penggunaan material alam.

6. Indoor Outdoor

Jika lahan yang Anda miliki cukup luas untuk membuat taman di bagian samping atau belakang maka cobalah untuk menambahkan konsep ini pada desain hunian. Caranya adalah dengan menambahkan sliding door yang sepenuhnya terbuat dari kaca pada area yang menghubungkan rumah dengan taman.

Dengan demikian Anda bisa membuka seluruh pintu tersebut sehingga area indoor akan menyatu dengan outdoornya di pagi hari namun tetap bisa ditutup kembali saat diperlukan. Dengan demikian keluarga bisa menikmati area luar ruang dengan leluasa dan halaman pun jadi terasa lebih fungsional.

7. Pastel accents

Jika Anda merasa bosan dengan konsep interior desain rumah scandinavian 1 lantai yang cenderung berwarna netral maka sebenarnya bisa ditambahkan tone pastel sebagai aksen. Gunakan tone seperti sage green, yellow mustard, dustry blue untuk memberikan warna pada dekorasi yang Anda tempatkan di berbagai spot.

Jika mau lebih dramatik lagi Anda bisa menggunakan accent wall dengan warna tersebut untuk mempertegas tone aksen mana yang mau diginakan. Tetapi perhatikan keseimbangan jangan menggunakannya secara berlebihan agar tidak membuat warna netralnya jadi tenggelam.

8. Industrial Scandi

Agar kesan maskulin tercipta Anda bisa mengombinasikan design dengan gaya Industrial yang memiliki kesan dramatis. Gunakan material yang lebih rough seperti dinding semen, besi, tembaga, serta dinding ekspos yang terlihat lebih manly.

Untuk paletnya sendiri bisa didominasi warna gelap seperti hitam, abu dan warna tembaga sebagai aksen pada berbagai peralatan. Konsep ini juga sangat cocok untuk Anda yang masih memiliki budget terbatas karena material yang digunakan jauh lebih terjangkau.

9. Konsep Loft

Untuk yang ingin mendapatkan tampilan 2 lantai maka Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan konsep loft ini. Dengan demikian penggunaan ruangan pun jadi bisa lebih dimaksimalkan dan luas bangunan juga bisa bertambah secara horizontal.

Yang perlu diperhatikan adalah fungsi dari loft itu sendiri karena biasanya spacenya juga terbatas sehingga tidak bisa digunakan untuk semua hal. Anda bisa memanfaatkan space tersebut sebagai kamar tamu atau home office yang tidak membutuhkan banyak ruang.

10. Konsep rumah kaca

Untuk yang suka menikmati pemandangan taman tetapi tidak mau menyatukan area indoor dengan area outdoor maka bisa membuat konsep rumah kaca. Caranya adalah dengan menempatkan dinding dari kaca pada bagian yang menghadap ke taman sehingga pemandangan dari ruang dalam tidak terhalang.

Selain itu penggunaan dinding kaca juga bisa membantu agar pencahayaan alami lebih mudah masuk ke dalam sehingga hunian terasa lebih terang. Jangan lupa untuk menempatkan pohon sebagai peneduh di area strategis agar sinar matahari yang masuk tidak berlebihan.

Ternyata rumah Scandinavian tidak se-monoton yang dikatakan orang karena Anda pun tetap bisa kreatif dalam menciptakan desainnya. Dengan adanya berbagai konsep yang bisa digunakan untuk desain rumah scandinavian 1 lantai Anda jadi lebih bebas menentukan feel yang diinginkan. 

Pembangunannya juga harus dilakukan dengan baik untuk menciptakan bangunan yang kokoh serta mewujudkan desain sesuai dengan konsepnya. Gunakan Jasa Desain Rumah dari Scandilux yang dapat membantu membuatkan desain dengan konsep custom sesuai kebutuhan dan preferensi Anda sebagai pemilik.

Dengan pengalaman panjang Anda bisa mendapatkan hunian sesuai dengan impian dengan menghubungi 0812-5555-7227 atau sales@scandilux.co.id untuk mengomunikasikan desainnya sekarang.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>