Berapa biaya renovasi rumah 1 lantai kategori ringan hingga menengah dan total perlu Anda ketahui sebelum eksekusi. Biaya bisa berbeda-beda menurut kebutuhan Anda dan salah perhitungan sedikit saja mampu memengaruhi waktu pengerjaan renovasi. Maka sebagai gambaran untuk menyiapkan anggaran yang matang, berikut perhitungan kasarnya.
Daftar Isi
Berapa Perkiraan Biaya Renovasi Rumah 1 Lantai Model Scandinavian?
Biaya untuk merenovasi rumah 1 lantai tidak selalu murah, hal ini tergantung dari seberapa ringan atau berat renovasi tersebut. Jika Anda hanya ingin meningkatkan visual tanpa mengubah struktur hunian, maka tentu biaya yang perlu disiapkan lebih kecil. Sedangkan untuk renovasi total dan finishing Scandinavian tinggi, Anda perlu merencanakan biaya besar.
| Tingkat Renovasi | Estimasi Biaya |
| Renovasi ringan (fokus pada kosmetik seperti perbaikan kecil dan pengecatan ulang) | Rp 1.500.000-3.000.000 |
| Renovasi sedang (mendesain ulang interior dan termasuk mengubah layout hingga lantai dan plafon) | Rp 3.000.000-4.500.000 |
| Renovasi total dan finishing desain khusus (gaya Scandinavian berdetail tinggi) | Rp 4.500.000-8.000.000 lebih |
Angka tersebut bukan patokan dan hanya perkiraan umum yang sudah mencakup material standar serta upah kontraktor/jasa borongan per m2. Biaya bervariasi tergantung di mana lokasi rumah hendak direnovasi serta melihat juga reputasi dan pengalaman arsitek/kontraktor. Termasuk apakah Anda perlu tambah biaya desain dan furniture premium.
Sebagai gambaran lebih jelas, mari buat simulasi biaya renovasi rumah 1 lantai gaya Scandinavian dengan asumsi luas 90 m2. Anggap rumah ini berada di kota besar dan tingkat renovasi yang Anda rencanakan adalah sedang hingga detail tinggi. Memerhatikan simulasi berikut akan memudahkan Anda memahami perkiraan biaya yang perlu disiapkan.
| Komponen Anggaran | Rincian per Meter | Subtotal |
| Struktur dan pembongkaran | Rp 500.000 per m2 | Rp 45.000.000 |
| Dinding dan plester | Rp 350.000 per m2 | Rp 31.500.000 |
| Atap dan rangka | Rp 400.000 per m2 | Rp 36.000.000 |
| Lantai keramik | Rp 250.000 per m2 | Rp 22.500.000 |
| Plafon gypsum | Rp 125.000 per m2 | Rp 11.250.000 |
| Cat dan finishing | Rp 175.000 per m2 | Rp 15.750.000 |
| MEP (instalasi listrik dan air) | Rp 200.000 per m2 | Rp 18.000.000 |
| Biaya desain arsitek dan interior | Flat rate | Rp 15.000.000 |
| Dana cadangan 10% | – | Rp 19.200.000 |
| Total estimasi | – | Rp 214.200.000 |
Jika Anda ingin tahu berapa kira-kira pengeluaran untuk renovasi rumah Scandinavian 1 lantai berdasarkan luasnya, maka berikut tabelnya.
| Luas Rumah | Renovasi Ringan | Renovasi Sedang | Renovasi Berat |
| 36 m2 | Rp 54-90 juta | Rp 90-144 juta | Rp 144-216 juta |
| 60 m2 | Rp 90-150 juta | Rp 150-240 juta | Rp 240-360 juta |
| 90 m2 | Rp 135-225 juta | Rp 225-360 juta | Rp 360-540 juta |
| 120 m2 | Rp 180-300 juta | Rp 300-480 juta | Rp 480-720 juta |
| 150 m2 | Rp 225-375 juta | Rp 375-600 juta | Rp 600-900 juta |
Hal-hal Krusial yang Menentukan Mahal Murahnya Renovasi Rumah Scandinavian
1. Kategori atau Skala Renovasi
Biaya renovasi rumah 1 lantai total atau berat jelas lebih mahal daripada renovasi ringan yang mementingkan kosmetik dan bukan struktur. Kosmetik artinya Anda hanya memerhatikan perubahan cat serta lantai atau perbaikan ringan lainnya. Sedangkan renovasi struktural dan besar membutuhkan material lebih banyak dan penataan ulang layout yang lebih mahal.
2. Luas Bagian/Ruang yang Direnovasi
Jika Anda mempertimbangkan renovasi total, maka luas bangunan keseluruhan memengaruhi biaya akhir. Sedangkan untuk renovasi sebagian, hanya luas area yang direnovasi yang diperhitungkan untuk mengetahui total biaya. Semakin besar area yang direnovasi, Anda perlu siapkan budget lebih besar karena waktu dan tenaga serta material lebih banyak.
3. Penggunaan Jasa Arsitek dan Desainer Interior
Daripada mengerjakan sendiri, mengandalkan jasa arsitek dan desainer interior akan memudahkan dan mempercepat renovasi rumah. Jasa salah satu atau keduanya mampu memastikan apakah gaya Scandinavian sudah tepat untuk hasil sesuai ekspektasi Anda. Hanya saja Anda tentu perlu merencanakan budget untuk membayar jasa mereka.
4. Kompleksitas Desain
Semakin rumit desain yang Anda minta untuk renovasi hunian dan semakin detail, tidak heran jika biaya semakin besar. Arsitek atau desainer interior mampu mengerjakan detail desain dan presisi yang tinggi, namun untuk hasil yang baik tentu ada harganya. Dan semakin sulit desain yang perlu dikerjakan, artinya membutuhkan tenaga dan waktu lebih.
5. Penggunaan Jasa Kontraktor
Biaya renovasi rumah 1 lantai Scandinavian berbeda-beda difaktori pula oleh jasa kontraktor dan tukang yang Anda percaya. Hal seperti upah harian atau borongan hingga reputasi dari jasa kontraktor tersebut sangat berpengaruh pada tinggi rendahnya tarif. Reputasi yang bagus dan jam terbang yang tinggi tentu membuat keahlian kontraktor tidak diragukan.
6. Jenis dan Kualitas Material
Jika Anda memilih jenis dan kualitas material standar, maka harganya pun tidak akan terlalu tinggi. Sementara pemilihan material premium seperti kayu terang untuk lantai khas gaya Scandinavian tentu lebih mahal. Begitu pula material premium untuk jendela besar ditambah dengan bahan untuk pencahayaan tersembunyi membutuhkan biaya besar.
7. Mudah Tidaknya Akses Menuju Lokasi
Sulit tidaknya untuk mencapai lokasi rumah yang hendak direnovasi ikut berpengaruh pada besaran biaya yang Anda harus bayarkan. Akses yang sulit biasanya seperti jalan yang sempit dengan medan yang cukup susah untuk dilewati kendaraan biasa. Hal ini otomatis berpotensi menghambat pengiriman material maupun waktu kerja sehingga biaya meningkat.
8. Perizinan dan Regulasi
Untuk renovasi besar biasanya membutuhkan proses pengajuan izin bangunan dan biaya administratif untuk hal tersebut. Renovasi besar yang dimaksud adalah seperti perubahan struktur yang mengharuskan mengubah layout serta membongkar dinding. Namun umumnya jasa kontraktor profesional bersedia mengurus dan biaya sudah termasuk dalam RAB.
9. Sistem Listrik
Rincian biaya renovasi rumah 1 lantai seringkali termasuk upgrade sistem listrik sehingga Anda harus bayar lebih mahal. Penambahan sistem pencahayaan khusus hingga instalasi HVAC atau ventilasi modern juga berpengaruh pada tinggi rendahnya tarif. Terlebih renovasi rumah dengan instalasi sistem smart home, Anda perlu merencanakan budget lebih besar.
10. Dana Cadangan untuk Perubahan Mendadak di Lapangan
Walau sudah direncanakan sebaik dan sematang mungkin, tetap terdapat beberapa hal yang bisa secara tiba-tiba terjadi. Entah harga material yang naik atau bahkan perubahan desain minor, Anda perlu siap dana cadangan untuk mengatasinya. Dana yang dimaksud adalah sekitar 10-20% dari total biaya bangun dan hal ini ikut memengaruhi biaya renovasi keseluruhan.
Cari Jasa Renovasi Rumah Terpercaya dan Berpengalaman? Scandilux Solusinya!
Proses renovasi rumah 1 lantai untuk gaya Scandinavian tidak akan terasa merepotkan jika Anda bekerja sama dengan Jasa Renovasi Rumah dari Scandilux. Kebutuhan renovasi setiap rumah tentu berbeda dan tidak dapat disamaratakan, namun tim kami siap membantu merancang solusi yang sesuai dengan kondisi bangunan, kebutuhan ruang, dan anggaran yang Anda miliki. Renovasi yang rapi, fungsional, dan tetap hemat biaya bukanlah hal yang mustahil bersama Scandilux.
Kalau ingin tahu berapa estimasi biaya renovasi rumah 1 lantai ala Scandinavian, hubungi Scandilux saja di 0812-5555-7227. Konsultasi langsung secara gratis lebih efektif daripada Anda hanya menebak dan berakhir salah memperhitungkan budget. Kami menjamin layanan profesional dan komunikatif sehingga budget oke dan hasil sesuai harapan.
How useful was this post?
Click on a star to rate it!
Average rating 0 / 5. Vote count: 0
No votes so far! Be the first to rate this post.
We are sorry that this post was not useful for you!
Let us improve this post!
Tell us how we can improve this post?
